Kenali Gejala Stres yang Melanda

Stres adalah reaksi tubuh yang muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan, dan suatu perubahan hingga membuat seseorang merasa putus asa, gugup, marah, atau bersemangat. Situasi tersebut akan memicu respon tubuh baik secara fisik atau pun mental. Respon tubuh dapat berupa napas dan detak jantung menjadi cepat, otot menjadi kaku, dan tekanan darah meningkat. Stres sering dipicu oleh tekanan batin seperti masalah keluarga, hubungan sosial, patah hati, cinta sepihak, atau masalah keuangan.

Baca juga: 6 cara mencari hipnoterapi.

Stres juga bisa dipicu oleh penyakit yang diderita. Memiliki anggota keluarga yang mudah mengalami stres akan membuat orang tersebut juga lebih mudah mengalami stres. Setiap orang pernah mengalami stres. Kondisi ini tidak selalu membawa efek buruk dan umumnya bersifat sementara. Stres berakhir saat kondisi yang menyebabkan tekanan telat terlewati. Stres yang berkepanjangan dapat mengganggu kesehatan fisik, melemahkan daya tahan tubuh., dan dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan dan sistem reproduksi.

Baca juga: Terapi konvensional lebih efektif.

Orang yang mengalami stres secara berkepanjangan biasanya akan mengalami gangguan tidur.

tubuh
Sumber: health.harvard.edu

Gejala Stress

Gejala yang muncul saat seseorang mengalami stres dapat berbeda-beda tergantung penyebab dan cara menyikapinya. Gejala stres dapat dibedakan menjadi:

  1. Gejala emosi misalnya mudah gusar, frustasi, suasana hati yang mudah berubah, sulit menenangkan pikiran, rendah diri, merasa kesepian, tidak berguna, bingung, dan hilang kendali, tampak bingung, menghindari orang lain, dan depresi.
  2. Gejala fisik seperti lemas, pusing, migrain, sakit kepala, gangguan pencernaan, nyeri otot, jantung berdebar, sering batuk pilek, gangguan tidur, hasrat seksual menurun, tubuh gemetar, telinga berdengung, kaki tangan terasa dingin dan berkeringat, dan mulut kering dan sulit menelan. Stres pada wanita juga dapat menimbulkan keluhan menstruasi.
  3. Gejala kognitif contohnya sering lupa, sulit memusatkan perhatian, pesimis, memiliki pandangan yang negatif, dan membuat keputusan yang tidak baik.
  4. Gejala perilaku misalnya tidak mau makan, menghindari tanggung jawab, menunjukkan sikap gugup seperti menggigit kuku, merokok, dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

Silahkan hubungi jasa hipnoterapi di kotamu apabila anda membutuhkan bantuan terapi untuk mengatasi masalah stresmu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *